Selasa, 03 Mei 2011

Surve Evaluasi Dampak Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru


Surve  Dampak Sertifikasi Guru  Terhadap Kinerja Guru  di  SDN Banjarmadu Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan oleh Tim Surve dari Balitbang

Tes Evaluasi Dampak Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru di SDN Banjarmadu

Pusat Penelitian Kebijakan, Badan Penelitian dan pengembangan ( Balitbang ), Kementerian Pendidikan Nasional pada tahun 2011, melakukan kegiatan studi Evaluasi Dampak Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru, secara nasional. Balitbang menurunkan Tim yang anggotanya terdiri dari 5-7 orang dan Tim tersebut melakukan pengumpulan data antara tanggal 16 April - 31 Mei 2011, yang dimulai dengan chooching dan dilanjutkan dengan mengunjungi sekolah-sekolah.
Pada saat ini kegiatan Balitbang sudah pada tahap pengumpulan data. Dan untuk wilayah Jawa Timur , Kabupaten Lamongan termasuk sebagai sample studi Evaluasi Dampak Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru. Adapun sekolah yang menjadi target studi evaluasi adalahh SD dan SMP.
Untuk wilayah Kabupaten Lamongan, sekolah sampling yang dikunjungi oleh Balitbang sebanyak 18 sekolah yaitu 12 SD dan 6 SMP. Daftar sekolah sampel di Kabupaten Lamongan Jawa Timur adalah sebagai berikut :

01. SD Negeri Banjarmadu Kec. Karanggeneng
02. SD Negeri Gelap Kec. Laren
03. SD Negeri Karangbinangun Kec. Karangbinangun
04. SD Negeri Kebalankulon Kec. Sekaran
05. SD Negeri Kedungrejo Kec. Sukorame
06. SD Negeri Kepohbulumargi Kec. Babat
07. SD Negeri Labuhan Brondong
08. SD Negeri Tawangrejo I Kec. Turi
09. SD Negeri Kandangsemangkon Kec. Paciran
10. SD Negeri Sidomulyo I Kec. Deket
11. SD Negeri Surabayan Kec. Sukodadi
12. SD Negeri Tejoasri II Kec. Laren
13. SMP Negeri I Laren
14. SMP Negeri I Ngimbang
15. SMP Negeri 5 Lamongan
16. SMP Negeri I Mantup
17. SMP Negeri I Sukodadi
18. SMP Negeri 3 Ngimbang
Pengumpulan data yang dilakukan oleh Tim Balitbang meliputi :

01. Pengisian Instrumen Quisioner oleh Guru dan Kepala Sekolah
02. Hasil Tes Guru dan Siswa
03. NUPTK dan NIP baru
04. Daftar Gaji Guru bulan Maret 2011
05. Data Kelulusan UN / UASBN selama 2 tahun terakhir : 2008/2009 dan 2009/2010
06. Data Jumlah Siswa dan Rombel
07. Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan
08. Data Fasilitas Sekolah termasuk komputer yang dimiliki sekolah
09. Penerimaan BOS tahun anggaran 2010
10. RKAS Tahun Pelajaran 2009/2010
11. Data Jumlah Siswa mengulang dan melompat Kelas Tahun Pelajaran 2009/2010
12. Angka siswa melanjutkan sekolah ke tingkat selanjutnya tahun ajaran 2009/2010
13. Nilai Rapor Siswa semester 1 dan 2 Tahun Pelajaran 2009/2010

Adapun pengumpulan data ditiap-tiap sekolah masing-masing dilaksanakan selama 2 sampai dengan 4  hari.
Untuk SD Negeri Banjarmadu pengumpulan data dilakukan pada hari kamis sampai dengan sabtu tanggal 28 sampai dengan 30 Mei 2011 oleh tim surve dari balitbang yang terdiri dari 7 orang yang dipimpin oleh Mochammad Sirottudin S.S dengan anggota sebagai berikut : Kartika Adella Rahaviana , Arief Kurniawan , Santi Dwiningsih S. Ant. , Iis Herliany , Sinung Dana Cakra , Suhariadi.
Semua guru kelas baik PNS maupun GTT dan kepala sekolah diwawancarai kurang lebih 2 sampai dengan 3 secara bergantian yang ditanyakan terkait dengan kedinasan utamanya mengenai kinerja guru lengkap dengan administrasinya. Untuk wawancara jika tidak selesai dalam satu hari akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Setelah wawancara selesai hari berikutnya dilanjutkan test tertulis untuk semua guru kelas baik PNS maupun GTT dan seluruh murid mulai kelas 1 sampai dengan kelas 6. Yang cukup membanggakan adalah dalam dua tahun terakhir ini kinerja guru SD Negeri Banjarmadu meningkat secara signifikan, antara lain : Tingkat kehadiran guru , administrasi kelas , pengelolaan kelas , proses belajar mengajar yang sudah menggunakan alat elektronik baik laptop maupun LCD dan inilah yang membuat guru SD Negeri Banjarmadu Kec. Karanggeneng siap disurve kinerjanya.
Data ini nantinya digunakan untuk meninjau ulang tunjangan profesi guru, apakah diteruskan atau diberhentikan , ini tergantung dari hasil yang diperoleh dilapangan , apakah setelah mendapat tunjangan profesi yang besarannya satu kali gaji pokok , kinerja guru menjadi lebih baik dari pada sebelum mendapat tunjangan profesi ?
Kemendiknas setelah meloloskan tunjangan profesi bagi guru melalui uji sertifikasi, menuntut kewajiban atau kinerja guru menjadi lebih baik dari pada sebelum mendapat tunjangan profesi. Mutu pendidikan dan kinerja guru selayaknya harus meningkat secara signifikan, sesuai dengan besar tunjangan yang diberikan. Oleh karena perlu adanya evaluasi dampak sertifikasi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kinerja guru.
Foto Kegiatan
Surve Evaluasi Dampak Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru di SDN Banjarmadu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar